Showing posts with label E-commerce. Show all posts
Showing posts with label E-commerce. Show all posts

Monday, 12 September 2016

Okky Asokawati ingatkan desainer untuk ikut e-commerce

Okky Asokawati ingatkan desainer untuk ikut e-commerce
Peragaan Busana Muslim Model memperagakan busana muslim karya desainer Itang Yunasz, pada kegiatan "Minangkabau Fashion Festival", di Hotel Bumiminang, Padang, Sumatera Barat, Senin (23/5/2016). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Jakarta (ANTARA News) - Okky Asokawati menganjurkan pelaku usaha busana muslim bergabung dengan e-commerce untuk altenatif mendapatkan pasar baik itu domestik ataupun bahkan luar negeri.

"Untuk bisa menembus pasar luar negeri selain mengikuti pameran-pameran di luar negeri yang berbiaya tidak sedikit, maka e-commerce adalah alternatif yang sangat mumpuni," tutur dia kepada ANTARA News melalui pesan singkatnya, Sabtu (10/9).

Okky mengakui kesulitan mendapatkan akses yang lebih luas dan terstruktur baik ke pasar domestik maupun global menjadi tantangan terbesar penggiat UKM di Indonesia.

Untuk itu, demi memfasilitasi desainer, Okky belum lama ini, bersama sejumlah rekannya antara lain Itang Yunasz, Ghea Panggabean, Norma Hauri, Silka Mitrasari, dan beberapa desainer muda lainnya, menggagas sebuah lini busana buslim, Kriya.

Lini ini diharapkan bisa membantu desainer menembus pasar busana muslim Indonesia dan luar negeri yakni Turki, Timur Tengah, serta beberapa negara di Afrika, disamping pasar Asia Tenggara sendiri seperti Malaysia dan Brunei Darusalam.

"Karena pengalaman saya sebagai Duta Koperasi waktu tahun 2008 itu mereka (desainer) mengalami kesulitan untuk memasarkan produk-produknya. Lalu, desainer juga dengan senang hati bergabung karena ingin memperluas pasar," tutur Okky yang juga legislator Komisi IX DPR itu.

Kepercayaan Okky pada industri e-commerce salah satunya didasari fakta semakin maraknya penggunaan gadget saat ini.

"Tren nya dari waktu ke waktu naik seiring dengan semakin pemakaian gadget yang semakin mendunia," kata dia.

"Pasar dalam negeri tetap yang utama, karena populasi kita yang besar. Namun mereka (para desainer) juga paham bahwa peluang untuk menembus pasar internasional bisa digapai dengan cara bergabung di e-commerce," imbuh Okky.
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Thursday, 26 May 2016

E-commerce Fashion Valet diluncurkan di Indonesia

E-commerce Fashion Valet diluncurkan di Indonesia
Fadzarudin Anuar dan Vivy Yusof, pendiri e-commerce Fashion Valet di Jakarta, Kamis (26/5/2016) (ANTARA News/ Nanien Yuniar )
"Bakat desainer di Indonesia luar biasa, banyak pilihan, Indonesia adalah fashion hub yang tidak boleh dilupakan," kata Vivy di Jakarta, Kamis, menjelaskan alasannya menperluas jaringan ke Indonesia. 

Vivy yang merupakan fashion blogger ternama di Malaysia itu berharap adanya Fashion Valet dapat membantu mengembangkan brand-brand lokal di Asia.

"Mimpi kami adalah memperkenalkan brand lokal Asia pada dunia," katanya. 
Toko busana online yang diklaim sebagai salah satu terbesar di Asia itu didirikan pada 2010 dan menyediakan variasi pakaian wanita siap pakai, aksesoris dan tas dengan berbagai gaya, mulai dari klasik hingga unik.

Vivy mengatakan produk-produk yang dijual di Fashion Valet ditujukan untuk mereka yang modis dan ingin mengenakan sesuatu yang eksklusif dan premium. Sebab, barang-barang di sana tidak diproduksi dalam jumlah besar.

Diawali dari 10 merek, katalog Fashion Valet kini berkembang dengan lebih dari 450 koleksi perancang Asia Tenggara. Lebih dari 100 merek berasal dari Indonesia, termasuk Studio 133 Biyan, BIA by Zaskia Mecca, MVL by MV. Lydia, Myzheekha, Uma Privee, Shafa, Tensca, Hava, dan sebagainya.

Situs Fashion Valet dikunjungi 500.000 pengguna per bulan dan memiliki gudang di tiga negara dengan basis pelanggan di Malaysia, Singapura, Indonesia, Brunei, Australia, Inggris dan Timur Tengah.

Mereka juga membuka beberapa butik permanen di Malaysia dan Singapura serta toko pop up Indonesia pada 31 Mei - 13 Juni 2016 di North Sky Bridge, Level 2, Pondok Indah Mal.

"Jika responnya baik di Indonesia, kami juga ingin membuka toko permanen di sini," lanjut Vivy. Fashion Valet menerapkan gratis ongkos kirim untuk Indonesia, Malaysia, Brunei dan Singapura tanpa angka pagu belanja. Key: fashion valet
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016